← Kembali ke hasil
📖 Informasi Bibliografi
📕
TAYANG OPAC
Logika / Mundiri, Haji
Mundiri, Haji
- BIBID / Control
- 0010-0625000088 / INLIS000000000009831
- Edisi
- Ed. 1, Cet. 10.
- Impresum
- Jakarta : Rajawali Press,, 2006
- Publikasi
- —
- Deskripsi Fisik
- x, 242 hlm. : : ilus ; 21 cm
- Subjek
- Filsafat, Pikiran dan pemikiran, Logika
- ISBN
- 979-421-398-5
- Nomor Panggil
- 101 MUN l
- Dewey
- 101
- Bahasa
- —
- Catatan
- Logika adalah ilmu tentang cara berfikir secara sistematis. Sebagai landasan berfikir logika sudah dibahas dari zaman Yunani. Sebagai ilmu yang mempelajari metode, logika digunakan untuk membedakan penalaran yang betul dari penalaran yang salah. Logika menyampaikan kepada kita tentang berpikir benar, lepas dari berbagai prasangka emosi dan keyakinan seseorang; karena itu ia mendidik manusia bersikap obyektif, tegas, dan berani. Logika juga merupakan alat yang dapat membantu kita untuk menghindari generalisasi, pernyataan yang tidak logis serta kesimpulan yang keliru. Dengan logika maka kita akan mempunyai pemikiran yang lurus, benar dan tepat. Mundiri membagi logika dalam beberapa karakteristik. Dari segi kualitas logika dibagi menjadi dua yakni logika naturalis dan logika ilmiah. Logika Naturalis adalah kecakapan berlogika berdasarkan kemampuan akal manusia. Sedangkan Logika Ilmiah adalah kemampuan berlogika dengan berdasarkan analisis agar lebih teliti dan efisien. Dari segi metode logika dibagi menjadi dua bagian yakni logika tradisional dan logika modern. Logika tradisional adalah logika yang masih dipengaruhi oleh system logika Aristoteles. Sedangkan logika modern adalah logika yang muncul sejak Raymundus Lullus menemukan metode Ars Magna. Dalam buku ini Mundiri juga menjelaskan tentang kata. Ia mengklasifikasikan kata berdasarkan pengertian dan pengunaannya. Klasifikasi tersebut yakni positif, negatif, dan privatif. Sebagai contoh kata mudah. Mudah berarti positif, Tidak Mudah negatif, dan Sulit berarti privative. Melalui buku logika ini Mundiri mengajak kepada pambacanya untuk mengetahi bagaimana pola berfikir, bagaimana sejarah berfikir manusia serta kenapa ada kesalahan berfikir. Misalnya dalam konteks kesalahan berfikir. Buku ini menjelaskan dengan tujuh pendekatan antara lain. Pertama, Fallacy of Four Term (kekeliruan karena mengunakan empat trem). Kedua, Fallacy of Undistributed Middle (kekeliruan karena kedua trem penegah tidak mencakup). Ketiga, Fallacy of Illicit Proces (kekeliruan karena proses tidak benar).
- Cover
- —
📦 Lokasi & Stok (1)REAL
Ada di lokasi
📍 Ruang Baca Umum ×1
| Barcode | No. Induk | Lokasi | No. Panggil | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| B023488 | 23488/L/2024 | Ruang Baca Umum | 101 MUN l | Tersedia |
Nama peminjam hanya terlihat oleh petugas di back-office.